Sabtu, 19 Maret 2016

MENGAPA HATI MUDAH SOMBONG ???

Assalamu’alaikum wr. wb. 
Penyakit hati....SOMBONG....memang mudah muncul tanpa kita sadari. Merasa diri lebih dari orang lain termasuk bibit-bibit kesombongan.. Cirinya kalau kita sudah menganggap diri kita paling utama dan memandang orang lain rendah/hina. Kalau sudah kena penyakit ini, seolah-olah diri kita berada di atas, sehingga merasa tak pantas  lagi mengerjakan ini dan itu, semua dianggap kecil dan remeh baginya.
Biasanya sifat sombong itu akan terus melekat pada seseorang yang sudah merasa dirinya "lebih", dan akan semakin menjadi-jadi bila tidak ada orang lain yang memberikan masukan atau mengingatkan..... karena kesombongan itu sudah menjadikan pembenaran pada dirinya. Dan orang lain akan menganggap....itu sudah wataknya. Kalau sudah begitu, apa yang diperbuat adalah benar, namun sebenarnya itu menandakan suatu kesombongan. Banyak kejadian seperti itu terjadi di sekitar kita...Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah orang lain.
 Kalau sudah begitu, kita harus segera sadar. Kita harus merenung, mengapa kita bisa berbuat begitu ya.?.......... Lalu kita kembalikan kepada Allah Swt, apakah kita pantas untuk sombong. Bila kita bisa demikian, kita akan menydari, betapa tidak layaknya kita harus sombong. Karena yang berhak sombong adalah hanya Allah Swt. Nabi Muhammad Saw bersabda: "Allah Azza wa Jalla berfirman.....Kemuliaan adalah kain-Ku, dan kesombongan-Ku adalah selendang-Ku. Barangsiapa menyaingi-Ku di salah satu dari keduanya, sungguh Aku menyiksanya," (HR Muslim).
Dari Ibnu Mas’ud dari Rosulluloah Saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Untuk itu kita harus segera menyadari siapa sebenarnya diri kita ini, asal kita dari mana. Dengan demikian kita akan bisa instropeksi diri, perbanyaklah istighfar dan jangan jauh-jauh dengan orang saleh. Kalau sudah begitu kita akan menjadi orang yang rendah hati (tawadhuk). Teruslah mengingat nama Allah Swt dengan selalu berdzikir (dalam hati), Insya Allah kita akan terhindar berbuat yang menjurus pada kesombongan, dan kalaupun sudah berbuat dengan cepat kita akan menyadari dan akan berubah menjadi rendah hati, selanjutnya beristighfar sebanyak-banyaknya. Rosullullah mengajarkan satu doa agar trjaga dari sifat sombong: “ Allahumma ahyinii miskiinan wa amitnii miskiinan wakhsyurnii fii zuratil masaakiini “ ……………..artinya,” ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, dan matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku (pada hari kiamat) dalam rombongan arang-orang miskin,” (HR Ibnu Majah).  Yang dimaksud dalam keadaan miskin tersebut adalah tawadhuk dan khusuk, supaya tidak menjadi orang-orang yang sombong dan takabur.
Semoga Allah selalu menjagaku dari sifat sombong, Insya Allah dengan tulisan-tulisanku di blogg ini tidak akan menjadikanku takabur.. Dan kuawali dengan…. BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM……
Wassalamu’alaikum wr. wb.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar